Senin, 06 Mei 2013

Lima Kebiasaan Diet yang Mengganggu dan Cara Memperbaikinya



Banyak orang memutuskan untuk berhenti menjalani diet penurunan berat badan karena merasa tersiksa oleh kebiasaan diet. Cermatlah dalam memilih metode diet dan pastikan agar kebiasaan-kebiasaan diet tidak mengganggu kehidupan Anda sehari-hari.




Berikut 5 kebiasaan diet yang mengganggu dan cara memperbaikinya, seperti dilansir msn, Jumat (28/09/2012) antara lain:

1. Minum Lebih Banyak
Cara diet dengan minum lebih banyak air mungkin membuat Anda terganggu karena harus berulangkali pergi ke toilet untuk buang air kecil. Sebenarnya yang Anda perlukan untuk menurunkan berat badan adalah menjaga agar tubuh tetap terhidrasi agar metabolisme tubuh lancar.

Agar tetap terhidrasi, seseorang perlu minum air hingga 8 gelas setiap hari. Jika metabolisme tubuh lancar, makanan yang Anda makan akan tercerna dengan baik dan kalori dimanfaatkan secara maksimal oleh tubuh, sehingga mencegah penumpukan kalori yang menyebabkan kegemukan.

2. Jangan Makan Setelah Pukul 18.30
Makan malam yang terlalu larut memang dapat menyebabkan penambahan berat badan karena ketika Anda pergi tidur, seluruh tubuh juga akan beristirahat sementara makan malam Anda belum tercerna dengan baik.

Tetapi cara diet yang melarang seseorang makan setelah pukul 18.30, dapat membuat Anda tersiksa karena menahan lapar sepanjang malam dan tidak dapat tidur dengan nyenyak. Dengan padatnya aktivitas dan sibuknya pekerjaan, seseorang mungkin akan memiliki waktu untuk mengambil makan malam sekitar pukul 19.00.

Cara yang tepat adalah dengan mengakali makan malam Anda dengan memilih makanan yang lebih ringan, misalnya sayuran kukus, tahu atau ayam tanpa lemak. Makan terlalu berat di malam hari membuat makanan tidak tercerna dengan sempurna.

3. Menghindari Makan Makanan Penutup
Melewatkan makanan penutup favorit mungkin akan membuat Anda menyesal dan menganggap bahwa program diet yang Anda jalani begitu menyiksa. Jika Anda ingin makan makanan penutup, pilihlah makanan utama yang menawarkan kalori lebih rendah.

Sehingga Anda dapat mengambil makanan penutup yang manis dan mengandung kalori lebih tinggi. Tetapi makanlah secukupnya saja dan jangan berlebihan agar diet penurunan berat badan yang Anda jalani sukses.

4. Menyiapkan Menu Sarapan Pagi Sebelum Berangkat Kerja
Sarapan pagi adalah kunci kesuksesan diet penurunan berat badan karena Anda dapat memulai hari dengan penuh energi dan mencegah kelaparan dan makan siang yang berlebihan.

Tetapi bagi pekerja yang sibuk, mungkin tidak akan memiliki waktu untuk menyiapkan menu makanan ideal untuk sarapan seperti bubur dan membuat Anda terpaksa melewatkan sarapan. Yang perlu Anda lakukan adalah mengambil makanan sehat lain yang mudah untuk disiapkan seperti muffin atau sereal gandum dengan kacang-kacangan dan biji-bijian.

5. Menghindari Makan Camilan
Banyak orang akan merasa kesulitan untuk menahan diri dari keinginan ngemil makanan ringan. Tetapi para ahli gizi sepakat menyatakan bahwa makan makanan dalam porsi kecil secara teratur dapat menjaga dan meningkatkan metabolisme tubuh.
Camilan baik untuk mencegah seseorang makan terlalu banyak ketika memasuki waktu makan besar. Pilihlah camilan sehat seperti kacang-kacangan dan buah kering yang mengandung protein dan membantu Anda merasa kenyang lebih lama hingga waktu makan tiba.

Jangan Coba-coba Melakukan 5 Jenis Diet Ini!
Pola diet yang keliru tak hanya membuat Anda sulit mempertahankan penurunan berat badan jangka panjang. Tetapi juga berisiko menimbulkan gangguan kesehatan. Ketahuilah mana yang salah, dan lebih jeli dalam menentukan pilihan pola penurunan berat badan.
1. Diet Selektif
Ini adalah jenis diet yang hanya memberikan lampu hijau kepada jenis makanan yang terbatas, serta sama sekali melarang satu kelompok makanan tertentu -biasanya jenis makanan berlemak dan bercita rasa manis. "Hati-hati terhadap jenis diet seperti ini. Pasalnya, sebenarnya kita membutuhkan banyak jenis zat gizi yang bisa diperoleh dengan cara mengkonsumsi jenis makanan yang bervariasi," ujar pakar nutrisi sekaligus juru bicara ADA (American Diet Association), Andrea Giancoli, MPH, RD.
Kata David Katz, MD, penulis buku The Flavor Point Diet serta staf pengajar di Fakultas Kedokteran Harvard University, jenis diet ini tidak bisa dilakukan dalam jangka panjang. "Memang benar berat badan Anda bisa susut dengan hanya makan sup kubis. Tetapi, berapa lama Anda tahan hanya makan satu jenis makanan saja setiap hari? Cepat atau lambat, Anda akan bosan dan kembali mencari makanan favorit. Akibatnya, berat badan akan kembali melambung," ujar Katz.
2. Diet Detoks
Banyak pakar menyarankan untuk mewaspadai jenis diet detoks macam Master Cleanse Diet dan The Martha Vineyard Diet Detox. "Pokoknya, segala jenis diet dengan cara membersihkan organ dalam tubuh," ujar Pamela Peeke, MD, ketua koresponden di bidang medis untuk Discovery Health Channel. Menurut Peeke, segala upaya membersihkan kotoran dari dalam tubuh ini sebenarnya tidak kita perlukan dan kurang dapat dipertanggungjawabkan secara klinis.
Tubuh sebenarnya telah dilengkapi dengan "perangkat pembersih" yang berperan menyingkirkan racun. Jadi, Anda tak perlu lagi melakukan usaha pembersihan ekstra. Kalaupun diet ini mendatangkan hasil pada awalnya, bisa jadi karena Anda mengurangi porsi makanan berkalori tinggi dan menggantikannya dengan sayur serta buah-buahan.
3. Diet "Ramuan Ajaib"
Ini adalah jenis diet yang menyatakan bahwa dengan mengonsumsi satu jenis makanan tertentu -entah itu berupa suplemen, teh hijau, atau cuka apel, Anda bisa mengurangi berat badan secara drastis. Hingga sejauh ini, tak ada satu ramuan ajaib pun di dunia ini yang mampu memberikan hasil seperti yang diimpikan banyak orang tersebut. "Hadapi sajalah, supaya bisa langsing, Anda memang mesti mengeluarkan keringat dengan berolahraga dan menahan diri untuk tidak makan berlebihan," ujar Dr. Peeke. Makanya, ia menganjurkan Anda untuk berhati-hati sebelum tergiur mengikuti pola diet yang berpromosi bahwa jenis makanan atau obat tertentu mampu menyulap tubuh gempal menjadi singset.
4. Puasa Berdalih Diet
Skinny Vegan Diet, Hollywood Diet, dan Master Cleanse, contoh pola diet yang berpantang makan yang mengandung kalori. Sebenarnya, berpuasa adalah tradisi spiritual dan budaya yang sudah dijalankan selama berabad-abad. Hanya saja, puasa dengan tujuan penurunan berat badan malah bisa berakibat kontraproduktif.
Ketika mengonsumsi sedikit kalori, tubuh akan berpikir bahwa Anda sedang lapar, sehingga menyesuaikan ritme metabolismenya. Sayangnya, pada saat Anda kembali makan secara normal, metabolisme tubuh tidak menyesuaikan diri lagi. Ditambah lagi berat badan yang turun ketika puasa adalah kombinasi dari lemak, cairan, dan otot. Tetapi, ketika berat badan naik lagi, itu biasanya disebabkan bertambahnya jumlah lemak.
5. Diet Yang Menyalahi Aturan Kesehatan
Contoh diet ini di antaranya mengharuskan Anda minum air putih selama beberapa hari berturut-turut. Atau justru diet yang tidak mengizinkan Anda minum banyak air putih, dengan alasan supaya tubuh tidak bengkak. Begitu pula dengan jenis diet yang hanya membolehkan Anda minum jeruk nipis untuk meluruhkan lemak. Jika sejak awal sudah menemukan kejanggalan dalam aturan mainnya, Dr Katz menyarankan Anda untuk segera berpaling dan mencari pola diet lain yang lebih masuk akal. Lagi pula, Anda tak ingin perut melilit gara-gara kebanyakan minum jeruk nipis, kan?

Lima Jenis Diet Ini Sebaiknya Jangan Diikuti
Ada banyak jenis diet yang bisa dilakukan untuk membantu turunkan berat badan. Tapi para ahli menyarankan sebaiknya hindari 5 jenis diet berikut ini karena berdampak buruk bagi kesehatan.
The British Dietetic Association mengatakan beberapa jenis diet yang diikuti oleh orang-orang kaya dan terkenal seringkali menjadi lebih ekstrem dan terkadang membutuhkan intervensi medis.
Para ahli diet memperingatkan bahwa benar-benar tidak ada cara cepat untuk mendapatkan tubuh yang ramping, tapi membutuhkan proses secara bertahap dan waktu yang tidak sebentar.
Berikut ini 5 jenis diet yang para ahli tidak sarankan untuk diikuti, seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (23/11/2012) yaitu:
1. Ketogenic Enteral Nutrition Diet (KEN Diet)
Jenis diet ini banyak dilakukan oleh model-model fashion top. Orang yang melakukan diet ini tidak makan sama sekali, tapi ia diberikan formula cair melalui tabung yang dimasukkan dari hidung.
Diet ini mengharuskan seseorang berada dekat atau melekat dengan pompa portable dan tas berisi cairan selama 10 hari, ia hanya bisa lepas dari tabung ini selama 60 menit dalam waktu 24 jam.
Konsultan ahli gizi, Sian Porter menuturkan prosedur ini sangat mengejutkan dan biasanya orang yang melakukan diet KEN memiliki beberapa penyakit kronis.
2. Party Girl IV Drip Diet
Jenis diet ini ditawarkan oleh klinik swasta dengan biaya sekitar Rp 3.916.887 dalam sekali pertemuan. Diet ini melibatkan dosis tinggi dari cocktail yang berisi vitamin dan nutrisi yang diberikan melalui tetesan seperti infus.
"Ada sangat sedikit bukti bahwa hal ini bisa bekerja dengan baik pada orang. Bahkan jika hal itu terjadi, makanan dan air minuman yang sehat jauh lebih baik diberikan secara infus ke dalam tubuh," ujar Porter.
3. Six Weeks To OMG [Oh My God] Diet
Pada diet ini seseorang diharuskan melakukan olahraga di pagi hari setelah mengonsumsi kopi hitam, setelah itu ia tidak boleh makan selama 3 jam sehingga tubuh membakar lemak yang menumpuk. Dilanjutkan dengan mandi air dingin serta menghindari buah dan mengonsumsi protein bahkan jika ada di dalam soft drink.
Ahli diet menuturkan cara diet ini tidaklah sehat karena terbilang cukup ekstrem, serta setiap orang tetap memerlukan sarapan yang sehat setiap harinya untuk memulai hari.
4. Alcorexia or Drunkorexia Diet
Pada jenis diet ini seseorang didorong untuk menghindari kalori selama seminggu serta diperbolehkan pesta alkohol ketika akhir pekan. Dalam hal ini pesta alkohol difungsikan untuk menyimpan kalori di dalam tubuh pada minggu berikutnya.
Ahli diet menjelaskan alkohol hanya memiliki sedikit nutrisi dan bisa berisiko mengalami keracunan alkohol atau bahkan kematian. Selain itu tubuh juga membutuhkan zat lain selain kalori, seperti vitamin dan nutrisi.
5.   Dukan Diet
Jenis diet ini melalui 4 fase, yang dimulai dengan menghindari karbohidrat serta hanya diperbolehkan konsumsi protein selama 10 hari. Hal ini untuk membantu menurunkan berat badan lebih cepat.
Namun menghilangkan salah satu kelompok makanan tidak disarankan dan dalam jangka panjang bisa memicu masalah seperti osteoporosis dan gangguan ginjal. Sedangkan masalah lainnya meliputi kekurangan energi, sembelit dan bau mulut.

sumber : www.detik.com, www.kompas.com, www.detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar